Sabtu, 21 Februari 2015

SNMPTN 2015, Sedikit Tips Menghadapinya

snmptn2014
Hello! Yang kelas 12 mana suaranya??? Sudah dengar berita terbaru belum??? Yup SBMPTN 2015 sudah resmi dibuka oleh pemerintah. YEAY!!!! *tebar permen*
Nah ini bisa dibilang sebagai tembakan start buat kalian yang berada di bangku akhir sekolah menengah atas. Tembakan yang menandakan bahwa perjalanan kalian menuju title "mahasiswa" atau mungkin "pekerja" bagi yang ingin nunda kuliah, hehehe. Dari news yang gua peroleh, sekolah kalian baru bisa menginput data-data yang diperlukan mulai dari Februari. Jadi masih ada waktu buat kalian buat ngumpulin sertifikat-sertifikat lomba yang pernah kalian ikutin atau cek-cek lagi rapot dari semester 1 sampai semester 5 atau mau mulai banyak berdo'a? Silahkan dilakukan... hehehe
Nah pertama-tama, gua mau bilang ke kelas 12. Inilah saat-saat dimana jerih payah kalian dari kelas 10 sampai 12 bakal digadaikan. Di sini lah kalian bakal sangat ngerasain, terutama bagi yang sering ikut lomba dan dapet banyak sertifikat-sertifikat juara, apa gunanya sertifikat yang kalian raih dan title juara dari lomba yang kalian menangin segimana berharganya kertas tak bernyawa itu. Di saat ini lah saat dimana kalian akan tiba-tiba suka berdo'a soalnya ingin banget bisa masuk PTN yang kalian inginkan, tanpa tes lagi, beuh enak banget gak tuh? Dan mungkin saat-saat ini juga kalian akan merasa kecewa yang SANGAT karena ditolak PTN yang kalian inginkan atau merasa rugi karena dulu nggak memaksimalkan masa-masa kalian di SMA. Sok tau lu tur! Eits, jangan salah mungkin sekarang belum ngerasa, tapi nanti saat kalian mulai diberikan account untuk SNMPTN kalian kalian bakal tau gimana rasanya deh. Wah beneran deh, kalo inget masa-masa kayak gini yah gua tuh excited banget tapi juga teringat kekecewaan terbesar pertama yang bener-bener gua rasain.
Nah untuk kelas 10 dan kelas 11, gua juga pengen kalian siap-siap nih dari sekarang. SNMPTN bukan tes yang membutuhkan kepintaran kalian. SNMPTN itu kayak sebuah pertanian. Kalau dari awal kalian udah mempunyai tanah yang luas, tapi gak memaksimalkan tanah tersebut untuk menanam padi sebanyak-banyaknya dan gak menambahkan pupuk di padi itu kalian pasti, diakhir nanti, bakal dapet hasil panen yang gak maksimal. Beda banget sama orang yang memaksimalkan ladang mereka dengan menanam seluruh tanah itu sepenuh mungkin, terus ditambahin sama pupuk biar hasilnya makin banyak, pasti nanti saat panen mereka bakal lebih sukses dibanding kalian yang gak maksimal. Oke maksud gua di sini, SNMPTN itu ya itu, bagaikan menanam padi di ladang yang luas. Kalo dari AWAL udah kalian maksimal pastinya di AKHIR nanti kalian akan tersenyum. TAPI kalo dari awal aja udah gak mau usaha untuk maksimal in ladang itu, jangan harap kalian untung gede di akhir nanti.
Ngerti nggak? Jadi ladang itu gua ibaratin sebagai masa SMA, kalo padi itu nilai-nilai akademik, dan pupuk itu nilai-nilai non-akademik kayak lomba. Kalo di SMA lu udah berusaha mendapat nilai bagus terus-menerus dari semester 1 sampe 5 terus ditambah hasil dari lomba-lomba yang lu ikutin. Gua yakin kesempatan lu untuk lulus SNMPTN bakal sangat besar. Karena memang SNMPTN itu bisa diraih kalo persiapannya emang udah dari awal banget kalian masuk SMA. Tapi buat yang sudah terlanjur tua, eh kelas 12 maksudnya, kalian masih bisa kok tembus SNMPTN ini, sumpah! Asal strategi kalian bagus saat mendaftar nanti.
Nah sekarang gua mulai aja yah tips agar kesempatan kalian untuk diterima di PTN yang kalian dambakan akan jauh lebih besar lagi.
1. Grafik Nilai yang kalian tabung dari semester 1 sampai 5 minimal datar
Yup, emang mungkin ini juga salah satu faktor suatu universitas mengukur tingkat akademik lu. Mereka pasti nyari calon mahasiswa yang nilainya terus meningkat setiap semesternya. Kenapa? Ya pasti mereka bakal mikir, anak yang nilainya terus meningkat cenderung bakal lebih berkembang dibandingin sama yang naik-turun nilainya. Terus juga mereka menganggap anak yang nilainya cenderung datar atau naik itu adalah seseorang yang konsisten. Menurut gua (walau belum terbukti), mereka gak bakal menilai seseorang dari nilai, tapi dari konsistensinya. Jadi tetep aja percuma kalo nilai semester 1 97.50, semester 2 95.00, semester 3 96.00, semester 4 98.00, semester 5 96.50. Walau semua angka di sana diawali oleh 9, tapi grafiknya kan naik-turun, nah para penyeleksi tetep aja bakal menilai lu sebagai seseorang yang tidak konsisten.
Tapi ada kabar bagus dari beberapa berita yang gua baca. Dari berita tersebut dikatakan bahwa PTN gak hanya akan melihat nilai rapot sekolah aja. Tapi juga mereka lebih memilih buat memakai nilai UN. Soalnya mereka menilai kalo nilai UN itu murni, bukan dari rasa belas kasihan guru ke murid. Jadi mereka bilang nilai UN itu lebih obyektif. Bagus kan???
Loh kok bagus? Iya lah bagus, jadi kalian yang merasa nilainya naik turun bisa lebih mempersiapkan diri lagi buat Ujian Nasionalnya. Agar nilai ujian nasional kalian bagus dan bisa dijadikan nilai tambah buat SNMPTN nanti. Jadi, persiapin yang matang nilai-nilai kalian di SMA dan juga nilai Ujian Nasional kalian nanti.
Selain itu gua dapet info kalau nilai yang nanti diperhitungkan untuk SNMPTN hanya nilai mapel yang UN-kan dan mapel yang sesuai dengan jurusan yang kalian minati. Misalnya ada yang mau masuk Kedokteran berarti nilai Biologinya lebih diperhitungkan daripada Fisika. Terus kalau mau ngambil sastra Indonesia, tentu nilai rapot bahasa Indonesia yang lebih diperhitungkan dari pada pelajaran lainnya.
2. Sertifikat Lomba/Non-akademik
Jadi saat pendaftaran nanti, kalian dapat mencantumkan 3 sertifikat terbaik yang kalian miliki. Beruntunglah kalian yang selama masa SMA sering ikut serta dalam lomba dan menang. Biasanya jika kalian menang pasti dapet sertifikat dong. Nah ternyata sertifikat tersebut bukan hanya sebuah kertas bertuliskan "Juara 1/2/3" aja, tapi ada manfaatnya juga. Salah satu manfaatnya saat mendaftar SNMPTN ini.
Pastinya setiap universitas mau dong punya bibit-bibit yang nantinya akan mengharumkan nama universitas tersebut setingkat nasional apalagi internasional. Jadi bagi kalian kelas 12 yang udah punya segudang prestasi lomba dengan sertifikat yang banyak ayo mulai cari-cari lagi sertifikatnya dan pilah-pilih 3 prestasi terbaik kalian untuk nanti diupload saat mendaftar SNMPTN. Nah untuk kalian yang kelas 10 dan 11 masih banyak waktu kalian untuk mulai ikut-ikutan lomba yang ada di sekolah atau di luar sekolah selenggarain. Agar kalian lebih siap lagi dalam menghadapi SNMPTN nanti.
3. Akreditasi Sekolah dan Alumni
Akreditasi sekolah juga jadi bahan pertimbangan, loh. Beruntunglah kalian yang akreditasi sekolahnya A. Bukan tanpa alasan loh, akreditasi sekolah itu penting karena dengan mengetahui akreditasi kita bisa tahu kualitas suatu sekolah. Nah satu lagi, kalian juga harus tahu apakah sekolah kalian diblacklist oleh universitas tertentu atau tidak.
Tau darimana sekolah kalian diblacklist? Mmh, untuk masalah itu gua juga belum terlalu tahu, hehehe. Tapi kalau di sekolah gua sendiri itu sudah diblacklist oleh Universitas Indonesia. Melihat sejarah yang ada itu sangat mungkin terjadi. Jadi salah satu alumni saya pernah mendapatkan kesempatan daftar SNMPTN yang saat itu hanya diperuntukkan bagi 10 orang per jurusan. Nah dia saat itu diterima di Sastra Perancis UI, namun saat itu orang tuanya tidak memperbolehkan dia buat masuk jurusan tersebut. Akhirnya dia tolak Sastra Perancis UI itu. Mulai saat itu, tidak ada satupun siswa sekolah saya yang diterima Universitas Indonesia melalui jalur SNMPTN. Nah jadi juga penting mengetahui sekolah kalian diblacklist atau tidak.
Selain nilai rapot kalian, rekam jejak alumni sekolah kalian di universitas yang kalian tuju juga menjadi bahan pertimbangan nanti. Universitas juga akan melihat sebanyak apa alumni suatu sekolah di universitas tersebut dan kemungkinan juga melihat prestasi mereka selama berkuliah di situ.
4. Coba Rahasiakan Pilihan Kamu ke Temanmu
Kenapa harus dirahasiakan? Karena biasanya universitas itu punya kuota tersendiri untuk masing-masing sekolahnya. Misalnya untuk jurusan Ekonomi sekolah A hanya dapat kuota 1 orang, sedangkan yang memilih jurusan Ekonomi ada 23 orang, otomatis hanya 1 orang yang akan terpilih. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk merahasiakan jurusan pilihanmu nanti. Jadi paling tidak, bisa mengurangi saingan satu sekolah kamu, hehehe.
5. Jangan Terlalu Terobsesi dengan Satu Universitas Tertentu
Nah ini salah satu hal yang gua alami sendiri. Yah, alhamdulillah gua masuk ke dalam universitas yang sangat gua obsesikan, namun ternyata hal itu gak baik loh. Itu membuat lo buta mata nantinya dan sangat tidak bagus untuk kesehatan mental lu.
Pertama, semua universitas negeri di Indonesia itu sama. UI, UGM dan ITB walau selalu dibilang universitas papan atas Indonesia tetap saja masih punya banyak kekurangan. Selain itu belajar di universitas mana saja itu sama, yang membedakan adalah kalian yang menjalankannya. Dokter lulusan Universitas Mulawarman bisa aja lebih hebat dibandingkan lulusan UI. Semua tergantung sama kalian saat kuliah nanti. Universitas itu hanya penyedia pelayanan bukan penentu masa depan kalian.
Selain itu kalian juga harus sadar sama kemampuan sendiri yah.
Jadi jurusan universitas mana saja sama kok. Asalkan kalian serius ngejalaninnya.
6. JANGAN SAMPAI SALAH PILIH JURUSAN
Ini yang bener-bener gua tekankan ke kalian. Banyak banget orang yang bakal kayak gini soalnya. Mereka akan ngeluh terus kerjaannya selama kuliah. Karena salah masuk jurusan. Bahkan ada yang gak masuk berbulan-bulan karena gak suka sama jurusannya.
Nah, saran gua saat kalian milih tiga (gak tau untuk tahun ini berapa) jurusan nanti adalah pilih, untuk semua jurusannya, jurusan yang bener-bener kalian suka. Jadi walaupun kalian gak dapet dipilihan pertama, di pilihan kedua dan ketiga juga merupakan jurusan gak akan kalian sesali nantinya. Jangan hanya terpaku sama satu jurusan saja. Apalagi kalian tau kalau pilihan pertama kalian peminatnya sampai ribuan.
Mulai sekarang kalian harus mikirin jurusan-jurusan apa aja yang kalian bener-bener yakin mulai dari pilihan pertama sampai ketiga. Inget itu yah, jangan sampe kalian salah jurusan.
Nah untuk lebih bagusnya lagi kalian baca nih artikel di link ini.
7. Jangan Terlalu Berharap pada SNMPTN
Nah loh? Inilah yang terjadi sama gua, terlalu berharap dengan SNMPTN. Gua sangat amat optimis akan diterima lewat jalur SNMPTN saat itu. Namun saat pengumuman ternyata gua gak lolos! Dan akhirnya gua menyesal karena nggak sempet mempersiapkan diri buat SBMPTN dan jalur tulis lainnya. Mungkin karena keberuntungan lagi berpihak sama gua jadi gua dapet masuk PTN tahun lalu, hahaha.
Nah yang mau gua katakan adalah sangat boleh sebenarnya optimis dengan SNMPTN. Namun kalian juga harus tetep realistis dengan kenyataan bahwa kecil kesempatan buat masuk PTN melalui jalur ini. Oleh karena itu walaupun kalian optimis 100% dengan SNMPTN, ada baiknya kalian juga tetap mempersiapkan diri untuk menjalani jalur tulis sedini mungkin. Karena kesempatan untuk diterima di jalur SNMPTN itu kecil, tapi kesempatan diterima lewat jalur tulis itu jauh lebih kecil lagi. Walaupun begitu, kalau kamu udah siap dari jauh-jauh hari pasti bakal lebih besar kesempatanmu kan? Jadi walau kamu optimis dengan SNMPTN, kamu harus tetap mempersiapkan diri untuk SBMPTN.
8. Minta Restu dan Doa dari Orang Tua serta Berdoa Kepada Allah SWT
Nah ini yang paling penting. Menurut pengalaman gua restu dan doa orang tua itu mempermulus jalan kalian loh. Jadi jangan lupa minta doa dan restu orang tua kalian. Lalu yang satu ini pasti juga punya kekuatan yang kadang kita gak bisa duga, doa ke Tuhan. Percaya deh doa itu gak buang-buang waktu kok. Itu bisa membantu kalian dalam mencapai tujuan kalian. So, terus berdoa guys!!! :)

Nah, baru itu aja tips SNMPTN yang bisa gua kasih ke kalian. Semoga bermanfaat bagi kalian yah. Pokoknya kalian jangan takut dengan segala proses di masa-masa ini karena memang ini adalah proses yang harus kalian lalui. Semoga kalian dapat masuk ke PTN dan jurusan yang kalian inginkan guys! AAMIIN!!!! Tapi jangan lupa belajar untuk UN dan Jaur Tulisnya juga yah. SNMPTN SEMANGAT!!!!!!
Thanks buat kalian yang membaca artikel ini. Kalo ada yang mau nanya ke sini aja. Gua akan layani dengan baik pertanyaan kalian. :)
Repost it from my WP's Blog : yuwolphal.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar